Postingan

Menampilkan postingan dengan label Parents

Di Waktu Dhuha

Gambar
Di waktu dhuha saya ajukan harapan dan cita-cita Dalam balutan mukena, seterus sajadah. Waktu dhuha bagi saya berjuang, karena kala itu ada banyak rasa malas Dirapel dengan tugas panjang laksana kereta Tetapi jiwa merindu begitu saja Agar segera berwudhu dan melakukannya Di waktu dhuha, saya adukan banyak cerita Dalam hati seiring doa sunnah sholat dhuha Yang sejak madrasah Qismu awal berhasil saya hafal Bibir melantunkan doa, hati membisikan cerita Di waktu dhuha, ditengah kegiatan 'perumahan' Saya mengaharapkan agar kebaikan waktu dhuha terberkahi Dan melemparkan keberkahannya kepada semua orang yang saya sayang Ada wajah suami disitu, ada wajah buah hati pula, tak lupa orang tua, pula sahabat sejiwa Saat waktu dhuha terlewat dan saya termangu di sofa Sungguh saya merugi Karena sudah menjadi orang yang lalai Karena bahkan 2 roka'at saja tak mampu saya dirikan Di waktu dhuha, 2 raka'at dirikan, maka terlepas dari golongan orang yang lalai 4 raka...

Sebuah Rengungan #part1

Mata indah penuh kasih itu baru saja kudapati 1 hari yang lalu. Setelah berpamitan terpisah jarak 15 hari yang lalu. Mata damai penuh kasih sekaligus ketajaman dari didikan tegas. Dimiliki wanita pertama yang aku cinta di atas bumi ini. Kulitnya yang sudah menua, rambutnya yang sudah memutih. Setara dengan pengalaman hidup yang telah ia lewati sekaligus lautan hikmah sebagai buah tangannya. Tak pernah pudar kecantikannya yang terpancar dari hati damai hasil dekat kepada Rabbnya. Ibu..rahim di tubuhmu tempat 'mudgoh' ku aman menumpang selama 9 bulan, namun ternyata tak lekang membuatmu kepayahan karena muntah dan beban berat yang seiring sejalan... Ibu..rasa sakitmu saat melahirkan aku, sungguh tak bisa kubayangkan. Meski saat ini aku sudah memiliki sendiri buah hati tersayang.. namun tak henti ku berfikir. Tega-teganya aku membuatmu kesakitan saat aku hendak hadir di bumi ini. Ibu..didikanmu bak mata air titisan surga yang senantiasa mengalir deras dari dulu hingga sek...

Wajah Surga

Gambar
Di setiap saya datang ke kota nan cantik ini, sudah pasti kalbu sedang merindu. Rindu menggebu-gebu, terhadap seseorang cantik yang juga selalu menunggu. Umi. Setiap waktu pulang ke Bogor, saya selalu bahagia, senang tak terkira akan berjumpa dengan sosok yang begitu penuh cinta. Iya. Itu ibu saya, Umi saya menyebutnya. Umi selalu menjadi orang pertama yang akan menolong saya, saat masih kecil maupun sudah besar bahkan saat ini, saat saya sudah punya mutiara saya sendiri bernama keluarga kecil yang sedang kami rintis menjadi keluarga bahagia. Seperti dulu, seperti saat saya kecil. Umi dan Ayah berhasil menjadikan saya tumbuh di tengah keluarga yang hangat penuh cinta, penuh optimis, penuh motivasi dan doa. Umi tak pernah buruk dimata saya, kecuali saat itu kala masih remaja. Umi galak, pikir saya. Namun saat ini, saya sudah tahu dan paham semua maksud dari sikapnya. Semata melindungi gadis kecilnya, permata dunia akhiratnya, kami anak-anaknya. Umi sudah tua sekarang, tapi saya ...

Pelajaran ahad yang berharga

CINTA DUNIA AKHIRAT Pagi cerah ahad kemarin di sebuah Majlis Ilmu yang selalu berhasil membuat saya merindu. Suasana penuh syahdu, bertemu dengan orang-orang yang juga sedang merindui kalam-kalam Illahi serta ucapan dari sang Kekasih Rasulullah SAW melalui hadis yang dibacakan, serta nasihat-nasihat menyejukkan. Berdoa bersama, ber-riyadhoh memohon agar hati senantiasa dituntun menuju jalan yang selamat baik di dunia maupun akhirat. Berjama'ah. Mengajarkan hati agar mau mengingat Allah, menjauhkan hal-hal yang buruk, serta menempatkan diri di tempat terendah, bermunajat dan mensyukuri apa-apa yang telah hadir di kehidupan ini. Majlis ini selalu memberi kesan ingin kembali, lagi dan lagi. Di majlis ini juga saya belajar banyak hal dari seseorang-yang-sebenarnya-tidak-terlalu-saya-kenal. Sebut saja Ayah. Ia tentu bukan ayah kandung saya, ia adalah ayah dari sahabat kental saya. Ia adalah orang asli Madura. Sudah tentu, menyebut kata Madura pasti sudah bisa tergambar betapa keras...

APRIL ISTIMEWA

Gambar
Assalamu'alaikum duniaaaaaa... It's april now. This is one of my favorite month, karena ada 4 orang istimewa yang berulang tahun di bulan ini. Kenapa orang-orang ini istimewa? Karena mereka adalah orang yang memiliki andil besar dalam sejarah kehidupan saya *lebay*, eh tapi asli, my life is nothing without him/her. Yang mengajari saya, yang menyayangi saya, yang merestui saya, yang memastikan perut saya tidak kelaparan, yang rela memberikan apapun untuk saya, yang menceriakan hidup saya, yang.... ah pokoknya is the best lah orang-orang ini. Thanks Allah, Alhamdulillah, Syukron Katsir dear Allah yang sudah menciptakan mereka, menghadirkan mereka ke dalam kehidupan saya. Siapa sajakah yang berulang tahun? 1. Almarhum Bapak ( 1 April ). Meski Bapak sudah tiada entah kenapa rasanya ga rela kalau tanggal 1 april kita lupakan begitu saja. Juga meskipun tidak ada ritual tiup lilin atau makan-makan dari jaman bapak masih ada, rasanya 1 april tetap istimewa. Di alam yang berbeda,...

Mom #partOne

BUNDA, UMI, IBU #part1 Assalamu'alaikum duniaaaaa..... Ceritanya gini, kemarin ahad pulang ke Bogor, sebenarnya karena ada acara nikahan dan silaturahim rutin ke orang tua (umi-ayah). Ahad pagi, seperti biasa kalau lagi di Bogor, saya dan mas nyempetin untuk datang ke Majlis Al Ihya untuk ngaji Kuliah Subuh, untuk men-charge lagi hati dan ilmu. Setelah larut sama kesibukan di rumah, meski hanya Ibu Rumah Tangga dan suami yang sibuk kerja menjemput rizki, rasanya ga bisa di tolak lagi saat jiwa butuh 'makan dan minum', satu-satunya cara ya duduk di majlis ilmu. Berkumpul dengan orang-orang baik atau mau jadi baik, silaturahim juga sama teman-teman dan mendengarkan kajian adalah hal indah lain yang bisa kita nikmati looooohhh... Salah satu isi pengajiannya adalah kutipan hadits Rasul tentang orang tua, kitab yang dibahas pertama adalah Tafsir Ibn Abbas, tapi karena saya datang terlambat jadi ga begitu tau lagi bahas apa di depannya. Hanya waktu saya datang sedang ...

Bogor ku

SAYANG UMI AYAH, SAYANG BOGOR JUGA Wowow, udah lama ga entri tulisan lagi. Banyak kesibukan khas ibu rumah tangga yang ga bisa ditinggal sampai bikin si blog yang masih anyar ini terlupakan. Alhamdulillah lagi liburan di rumah neneknya Najma alias umiku tersayang, mumpung nenek dan kakeknya lagi libur karena sekolah TK juga libur. Im sorry mas, kita jauh-jauhan dulu ni, ngobatin kangen umi dan ayah sama cucunya yang lucu ini, karena alhamdulillah setelah hadir my Little Angel Najma ayah jadi jarang sakit, udah engga malahan. Hamdallah Nuhun Allah. Mas juga baik banget mau berbagi waktu sama keluarga di Bogor yang memang jaraknya sangat dekat dari rumah Tangerang, ga seperti jarak Tangerang-Situbondo yang bikin Najma akhirnya tumbang juga (sakit, red) setelah perjalanan jauh. Karena jarak dekat itulah, jadi selalu ga punya alasan kalau orang Bogor udah mulai galau ngangenin Najma, kecuali si ayah Najma sakit atau kecapekan. Yahhh, ga termasuk sering banget jugalah ke Bogor. Saya da...