Postingan

Menampilkan postingan dengan label Coretan

Libur Sekolah online 2020 (Semester I)

 Assalamu'alaikum.. Drama sekolah online sementara usai, libur semester 1 tahun ajaran 2020 akan berlangsung. Yipiiiiiiii , alhamdulillah. Sejak Maret ya ternyata kita semua, emak bapak jadi punya tugas baru untuk mendampingi anak-anak sekolah di rumah. Terhitung 9 bulan ini kita struggle , tepuk tangan! Apresiasi diri sendiri, bisa euy ternyata. Hehehe. Cucian piring, baju, setrikaan, masak, belum lagi nyapu ngepel rumah. Berbarengan dengan tugas anak. Kita, Masya Allah hebat :) Menyadari emosi saya yang kaya ayunan, naik dan turun. Juga menyadari saya tidak punya asisten yang stand by . Menyadari equipment di rumah juga tidak maksimal. Sejak hari pertama menerima kabar anak sekolah di rumah, anehnya saya happy . Tidak ada beban berarti, karena buat saya memang anak-anak biasa saya pegang sendiri. Najma tidak les untuk pelajaran sekolah, hingga memang saya sudah jadi guru dari dulu. Ludi yang anak kinestetik murni, artinya dia opposite -nya Najma untuk gaya belajar. Membuat say...

15 Desember 2020 - A Moment -

Assalamu'alaikum.. 15 Desember 2020 nih , 16 hari lagi berganti tahun. Pandemi Covid-19 di negeri sendiri masih belum menunjukan penurunan, vaksin yang akan disebar di seluruh dunia konon akan bertahap, 3 M masih berlaku, masih sering dirumah. Untuk saya pribadi ruang lingkup masih di rumah komplek LIPI dan rumah orang tua KRR. Dengan sederet protokol yang usaha banget untuk dilakukan, pasrah dan berdoa selalu diurutan pertama. Takutnya malah jadi jumawa sendiri dengan segala kerepotan itu, tapi malah lupa sama hal penting bernama Tawakal :) Sejujurnya beberapa minggu ini energi saya seperti terserap ke bawah bumi, kaya keseret dengan gaya gravitasi. Iya, apalagi kalau bukan karena di lingkar teman sendiri sudah ada yang terinfeksi dan berita duka kehilangan atas kepulangan selama-lamanya dari orang yang tidak asing bagi hidup saya. Meski, yakin banget sudah jalannya. Tapi ada kenangan yang tertinggal di memori dari nama-nama orang yang berpulang duluan itu. Ini semua mengajarkan s...

Pilihlah lalu Serahkan

Assalamu'alaikum.. Dalam hidup akan selalu ada saat kita berada di persimpangan. Untuk kemudian menjatuhkan pilihan. Dimana kaki harus melanjutkan perjalanan. Karena bimbang hanya akan membuat kaki tertahan. Pilihlah.. Kanan atau kiri di saat bahkan jalan tengah tak ada. Apapun pilihannya kelak akan dimintai pertanggung jawaban. Pilihlah bukan hanya karena hati nurani. Tetapi pilihlah yang sesuai dengan yang sudah tercatat dalam kitab terabadi sejak ribuan tahun silam. Yaitu kitab yang terjaga kesuciannya. Bahkan yang junub tak bisa sembarang memegang. Bukan sebuah karangan atau buah pemikiran. Karena yang menerima pun terjaga dengan ke 'ummiy' an. Dan aku titip sebuah pesan. Jangan pernah kau remehkan kalimat thoyiibah. Se-ringan ucapan Bismillahirrahmaanirrahiim. Seucap kau keluarkan, sepasrah kau letakkan. Dan ketika takdir berjalan. Sama sekali kau tak sendirian. Tidak ada jaminan kemenangan atau kekalahan. Setidaknya kau aman, sejak kau menyerahkan...

Hijrah

Gambar
Assalamu'alaikum... Secara bahasa term hijrah berasal dari akar kata هـ ج ر yang mengandung dua arti: perta ma  memutuskan, misaln ya seseorang hijrah meninggalkan kampung halamannya menuju kampung lainnya. Ini berarti ia memutuskan hubungan antara dirinya dengan kampungnya. Dan yang kedua, yaitu  menunjukkan pada arti kerasnya sesuatu الهجر الهجير الهاجرة berarti tengah hari di waktu panas sangat menyengat (keras). Saya kutip  disini . dan mari sederhanakan saja, bahwa hijrah adalah berpindah. Dalam perpindahan kalau bahasa fisika itu pasti ada gaya. Nah, komponen gaya itu sendiri adalah massa dikali percepatan. Tertulis rumus F=m*a. Kalau ada percepatan artinya ada perubahan ritme atau langkah yang bisa saja semakin cepat (+) dan lambat (-). Menarik sekali, karena kalau seseorang berhijrah artinya dia berpindah dengan membawa berat dan di kejar oleh waktu. Kalau progress nya mau baik, maka percepatannya harus positif jadi perpindahan kita maju terus. Tapi kalau m...

10 Februari Ke-28

Gambar
Assalamu'alaikum duniaaa.. Setelah menghilang sekian lama, di hari ini saya belajar berkomitmen untuk kembali menulis. Karena ternyata, banyak sekali cerita di hidup saya terlewati begitu saja. Wuuuussssh, pergi dan rugilah saya. Sebab, hikmahnya ga bisa saya abadikan. Baiklah, Alhamdulillah Tabarakallah, hari Jum'at ini merupakan tanggal 10 februari yang ke-28 bagi saya. Syukur luar biasa, banyak banget karunia sudah Allah beri kepada saya. Dari mulai 10 februari yang pertama, sampai hari ini. Ehmm.. mau cerita apa ya? Aha.. begini anak-anak saya itu cuma 2, eh 3 sebenarnya. Tapi kehebohannya seperti punya 5 anak atau lebih. Yang berantem, rebutan, kadang mukul, susah mengalah, tapi kadang juga so sweat, saling sayang dan sebagainya. Pokoknya kelakuan sukses bikin mood saya ter-swing kesana kemari :D Najma itu usia 5 tahun 3 bulan. Dia sudah sangat pintar berargumentasi, punya kehendak yang kuat, ingatan yang baik dan jutek. hihihi. Jutek loh dia kadang-kadang, itu  pa...

LUKA LAMA akibat BULLYING

Gambar
" Gua benci sama temen dulu. Kenapa si lu pada musuhin gua semua emang t*i lu semua. Mana gua di musuhin satu sekolah lagi. Bangsat lu semua. Gua benci sama lu semua t*i. " ********* Malam itu saya dibuat kaget dengan salah satu status yang masuk di Beranda akun Facebook saya. Sudah pasti saya kenal dengan si pembuat tulisan itu. Dia adalah murid saya ketika saya masih aktif mengajar sebelum akhirnya saya putuskan untuk resign mengurus Najma di rumah. Saya hanya memiliki kesempatan sekitar 6 bulan saja untuk kenal dengannya. Gadis manis bermata sipit dan berkacamata. Secara penampilan tidak ada yang kurang darinya. Malah sebenarnya manis karena wajahnya yang sedikit oriental. Namun sejak awal saya hadir dalam keluarga besar sekolah itu, anak ini terlihat tidak punya banyak teman. Yang saya tahu, teman dekat wanita seangkatannya hanya satu. Temannya pun termasuk anak-anak yang 'ditinggalkan' oleh kawan-kawan seangkatannya. Mereka berdua lantas punya teman lagi, it...

Muhasabah Diri

Gambar
Pernah ngerasa sedih..? Marah..? Galau..? Pernah lah ya. Namanya juga manusia, apalagi kalau kondisi imannya lagi lemah. Marah-marah dan mengeluh udah pasti dianggap sebagai pelampiasan dan jalan keluar instan tanpa kita pikirkan efek jangka panjangnya. Sebagai seorang manusia yang lemah, dengan banyak problematika yang harus dihadapi, kita tentu dekat dengan yang namanya stress. Merasa tidak sanggup lagi, merasa orang lain hidupnya jauh lebih nyaman dari kita dan sebagainya. Intinya kurang bermuhasabah ke diri sendiri bahwa banyak sekali nikmat Allah yang kita abaikan. Terlalu asik melihat orang lain dan lupa bersyukur, padahal bersyukur cara cepat dapat nikmat Allah yang lain yaitu RahmatNya. Well, saya juga pernah tuh ada dalam kondisi galau dan sedih, kadang marah. Tapi alhamdulillah bisa juga ya keluar dari masalah tanpa marah-marah yang dikeluarkan secara berlebihan. Ada beberapa pikiran yang sering datang di saat saya sedang marah, sedih atau galau. Semisal, saya berpikir saya...

Pempek Dos ala Ibu Najma

Gambar
Jumat pagi yang cerah, seorang ibu sedang menginginkan suatu makanan favoritnya. Namun, ibu ini tidak berkeinginan untuk membeli, karena di hari sebelumnya sempat melihat pembuatan dari penganan ini yang sederhana dengan hasil yang memuaskan. Demi menuntaskan keinginan ngidamnya, ibu ini pun bertekad untuk membuat sendiri dan syukurlah bahan-bahannya ada di rumah dengan sedikit tambahan beli di warung belakang komplek. Itu openingnya sodara-sodara. Ibu itu adalah eike sendiri dong ya. Saya lagi ngidam banget sama yang namanya Pempek, namun bukan pempek Palembang. Ternyata saya baru tahu, ada jenis Pempek tanpa ikan. Wah ini cocok buat saya yang lagi ga suka bau amis-amis, jadilah sehabis dhuha saya ditemani asisten unyu-unyu alias Najma berangkat ke warung sebe ntar membeli baha n yang kurang dan sampai rumah untuk segera meng-eksekusi resep yang bikin penasaran. Pempek ini say a copy resepnya dari blog  Ummi yang tinggal di Jepang , ummi saya doain ummi panjang umur, sehat s...

2 Tahun Bintang Kecil-ku

Gambar
Senin 7 Oktober 2013 kemarin adalah momentum berulang untuk yang kedua kali setelah terlewatinya 7 Oktober 2011, halah bahasanya ribet. Intinya kemarin Ulang Tahun Najma yang kedua. Wow, waktu berlalu cepat dan sangat tidak terasa. Masih teringat, pada saat hamil sampai jelang kelahirannya ke dunia 2 tahun yang lalu. Najma lahir pada hari Jumat pagi tepat pukul 06.20 menit, melalui proses Sectio Cesar di Rumah Sakit Premier Bintaro ditangani oleh Dr Didi Danukusumo, S.PoG, KFM. Oiya tanggal hijriyahnya tepat pada 9 Dzulqo'dah 1432 H.  Proses operasi yang berjalan dengan sangat rileks dan santai, mengingat saya pernah mengalami kejadian operasi cesar dalam keadaan harap-harap cemas dan sangat darurat 1 tahun sebelumnya. Dokter Didi di bantu oleh sekitar 3 operator ruang operasi, dan kawan-kawan dokter spesialis lainnya. Yang menyenangkan dari kelahiran kali ini adalah, si Mas dipersilahkan untuk masuk ke dalam ruang operasi! Waktu saya sadar efek obat tidur sudah mulai bikin saya ...

Random Thought

Bahagia itu sederhana kok, beneran. Yaitu disaat kita berhenti membandingkan diri dengan siapapun di luar sana. Bersyukur atas apa yang hadir sejatinya hanya akan menambahkan barokah dan nikmat lainnya di hadapan mata. Coba tuliskan seberapa banyak nikmat Allah yang sudah hadir, pasti jumlahnya akan selalu lebih banyak daripada kesedihan yang kita alami. Lagipula kenapa harus sedih dengan hadirnya cobaan? Jika cobaan itu hadir karena kebodohan kita, maka ia hadir untuk membuat kita lebih pandai. Jika cobaan hadir tanpa kita undang juga kita nyana, maka ia hadir sebagai penebus dosa, pelatih kesabaran yang hubungannya akan selalu vertikal dengan Dia, Allah Azza Wa Jalla. Sungguh berbahagia perkara seorang mu'min itu, ketika dia terkena musibah dia bersabar dan ketika mendapat nikmat dia bersyukur. Sama-sama bernilai kan? Sabar baik, syukur juga baik. Allah akan sayang dan hidup akan lebih tenang. Kalau Allah sudah sayang, tidak mungkin Ia akan menyia-nyiakan usaha kita, tetesa...

GA PUNYA ART..? #dontBeSad :)

Assalamu'alaikum dear my blog... Halah, openingnya udah kaya ngomong ama diary deh. Malam ini saya mau share tentang kegiatan saya setelah ditinggal ART yang terlanjur saya sayangi-sehingga-saya-jadi-patah-hati. Si mbak yang saya sayangi itu pulang kembali ke pangkuan keluarganya, dan mengurus bungsunya yang mau masuk SD -itukatanya-. Jadi saya dan mas harus berbagi tugas demi tetap terjaganya stabilitas kerapihan dan keindahan rumah ini :). Sejak tidak lagi menggunakan jasa ART, pekerjaan rumah tangga otomatis dilakukan berdua, saya dan suami. Urusan yang berat-berat alias pakai tenaga banyak biasanya mas yang lakukan. Seperti menyapu, mengepel dan menguras kamar mandi. Saya kebagian yang paling banyak memang, kan saya yang di rumah, masa iya suami harus bekerja keluar beliau juga yang paling banyak kerja di rumah, saya sih ga tega. Terkadang kalau si mas pulang malam, dan terlihat lelah, nyapu ngepel pun saya kerjakan. Bagi saya pekerjaan rumah ternyata tidaklah berat, selama -...

Najma #21 Month

Gambar
Assalamu'alaikum duniaaaa.... Udah sangat lama ga nge-blog karena kesibukan klasik ngurusin Najma yang udah tambah gede itu, sesuatu banget ya. Apa kabar nya teman-teman? Ramadhan loh sekarang. Mudah-mudahan lancar ya shaum dan ibadah-ibadah lainnya. Mumpung Ramadhan, kudu tambah lama deh duduk di sajadahnya, bikin hati enak dan damai banget. Udah nyoba belum? Menghisabi diri sendiri di atas sajadah itu kebahagiaan murah meriah banget. :) Mau cerita tentang Najma ah... Udah gede loh dia, udah 21 bulan. Udah banyak bisanya. Kosakatanya juga udah banyak lah kalau menurut saya, alhamdulillah. Najma udah bisa ngomong ayah, ibu (ternyata doi lebih nyaman manggil saya Ibu ketimbang Bunda, yoweis ga apa-apa), nenek, kakek, mama (itu artinya Najma), mamam, num (minum), susu, angka 1 sampai 7, ayam, bebek, sapi, gukguk (anjing), iyong (kucing meong maksudnya), cicak, dan lain-lain. Banyak juga lagu-lagu yang suka dia dendangkan kalau lagi main. Sekarang sih lagi hobi banget nyanyi 2 mat...

Cerita Kejepit Jendela

Gambar
Ada kejadian lucu di siang hari saat santai kemarin. Saya sedang menemani ayah saya mengobrol tentang banyak hal terutama kondisi kesehatan ayah terbaru dan hal-hal seru lainnya yang saya dan Ayah alami saat kami saling berjauhan. Mengobrol dengan orang tua memang sangat mengasyikan, banyak informasi dan hikmah yang bisa kita ambil. Dan itu sudah menjadi kebiasaan di dalam keluarga kami. Najma juga ikut nimbrung dengan kami. Sambil loncat-loncat, nyanyi-nyayi, ikut ngoceh juga, meski tidak nyambung dengan topik yang sedang kami bicarakan. Saat sedang bermain Najma berdiri di kasur, nah, di atas kasur ada 2 buah jendela yang sengaja ditutup karena udara Bogor sedang panas dan anginnya pun panas. Jendela ditutup agar kipas angin bekerja maksimal tentunya. Ternyata Najma melihat bahwa salah satu jendela tidak tertutup rapat, dan mulailah Najma bereksplorasi. Dia memulai dengan menarik dan menutup daun jendela, terlihat sangat gembira karena ada bunyi dug setiap dia menutup jendelanya. ...

Pelajaran ahad yang berharga

CINTA DUNIA AKHIRAT Pagi cerah ahad kemarin di sebuah Majlis Ilmu yang selalu berhasil membuat saya merindu. Suasana penuh syahdu, bertemu dengan orang-orang yang juga sedang merindui kalam-kalam Illahi serta ucapan dari sang Kekasih Rasulullah SAW melalui hadis yang dibacakan, serta nasihat-nasihat menyejukkan. Berdoa bersama, ber-riyadhoh memohon agar hati senantiasa dituntun menuju jalan yang selamat baik di dunia maupun akhirat. Berjama'ah. Mengajarkan hati agar mau mengingat Allah, menjauhkan hal-hal yang buruk, serta menempatkan diri di tempat terendah, bermunajat dan mensyukuri apa-apa yang telah hadir di kehidupan ini. Majlis ini selalu memberi kesan ingin kembali, lagi dan lagi. Di majlis ini juga saya belajar banyak hal dari seseorang-yang-sebenarnya-tidak-terlalu-saya-kenal. Sebut saja Ayah. Ia tentu bukan ayah kandung saya, ia adalah ayah dari sahabat kental saya. Ia adalah orang asli Madura. Sudah tentu, menyebut kata Madura pasti sudah bisa tergambar betapa keras...