Postingan

Februari yang ke-29

Gambar
Assalamu'alaikum Wr.Wb Woooow, Alhamdulillah Masya Allah sudah dikasih oleh Allah kesempatan menikmati keindahan dunia selama ini. Bertemu kembali bulan Februari. Dan yang sekarang, sudah ke 29. Ini seru. Sebab saya selalu menanti rasanya saya menikmati usia dengan angka depan yang baru. Semoga saya panjang umur ya. Di usia 28 tahun kemarin. Secara personality saya tidak terlalu banyak berubah, masih menjadi Saidah yang dulu. Tapi ada banyak pelajaran hidup yang saya dapat. Entah dari keluarga atau teman dekat. Tentang anak-anak. Alhamdulillah Najma dan Ludi suka berantem lucu gitu :D. Soalnya sudah pandai ngomong dua-duanya. Pandai argumentasi, pandai punya aturan sendiri dan banyak kepandaian lainnya. Di usia 5 tahun, Najma sudah pandai membaca dan menulis. Najma bisa menulis surat kepada saya jika dia sedang marah atau bahagia. Lucu sih. Kalau Ludi kemampuan fisiknya pesat sekali. Anak lelaki memang kecerdasan kinestetik lebih duluan berkembang ya di banding anak perempu...

Menikmati Peran

Gambar
Assalamu'alaikum Duniaaaa.. Jadi setiap hari harus janji mau berubah jadi lebih baik ya. Lalu selalu Refresh The Niah. Jadi semangat setiap hari, no drama, no bete, no mece-mece (ngedumel). Semua di jalani, disyukuri, dinikmati dan positif selalu. Pikir-pikir saya ini sejak menikah di tahun 2009 sampai sekarang 2017 hidup saya kebanyakan di rumah. Dengan kegiatan domestik yang ordinary sekali. Mulai dari pupelap (Nyapu - Ngepel - Ngelap) dan kerjaan urusan suami serta anak. Sudah 8 tahun tidak terlalu banyak kegiatan luaran. Meski Alhamdulillah tetap bisa keluar dan melakukan aktifitas yang saya suka serta masih bisa bertemu teman-teman. Chatting with adult itu perlu buat orang macam saya yang hidupnya sehari-hari bersama anak kecil. Menjaga kewarasan dan supaya tetap bahagia. Kalau ditanya, apakah saya menikmati? Alhamdulillah saya menikmati. Sebab ambisi saya sejak dulu memang maunya jadi Ibu Rumah Tangga yang urusannya ya amat rumahan. Serius. Sejak SMP sepertinya saya p...

Refresh The Niah

Gambar
Assalamu'alaikum..  Kadang kita suka bingung hidup kita mau kaya gimana? Suka ga tau arah nya ini mau kemana? Ga jelas apa yang dituju sebenarnya? Orientasinya cuma satu. Dunia. Ngeri ya.. Setiap malam sebelum tidur saya suka mikir sebentar, boleh lah dibilang merenung. Dalam bahasa islam bermuhasabah. Menghisab diri sendiri sebelum Yaumul Hisab sesungguhnya tiba. Apa yang sudah saya lakukan seharian ini sejak pagi? Sholatnya awal atau akhir hari ini? Sempat membaca Al Qur'an atau belum tadi pagi? Sudah sapa suami dengan sapaan terbaik? Ke anak-anak marah atau tidak hari ini? Daaan segudang pertanyaan yang khusus saya tanyakan pada diri sendiri. Seringnya ini hati ngobrol sendiri. Meski mulut rapat terkunci. Seriuuuuus. Siapa yang suka kaya gitu juga? Seru loooh merasakan hati kita bicara. Dengan banyak bahasa dan ekspresi. Personal. Cuma kita yang tau rasanya. Iya kaaan? Kalau dari sekian banyak pertanyaan banyak centang DONE saya bersyukur alhamdulillah. Kare...

Dendam Positif

Gambar
Assalamu'alaikum duniaaaa... Dendam itu ga baik. Betul. Tapi saya punya dendam positif. Beneran loh ini. Ada prolog nya kenapa saya punya dendam dan nilainya positif. Sejak awal menikah, saya tinggal di luar kota Bogor. Sejarak 60-an km sih. Tapi tetap saja saya jadi jauh dari teman-teman. Demi ikut kakanda tercinta, pula pada saat itu memang belum punya rumah. Saya ingat betul, pada saat saya menikah kawan-kawan saya baik kawan SMP atau SMA bahkan kuliah banyak yang hadir mendoakan saya di pelaminan. Sejak itu pula, saya berharap agar bisa membalas kebaikan mereka dan hadir di momen saat mereka menikah. Pula saat wisuda. Namun sayangnya saya jarang bisa hadir. Padahal mereka kawan seperjuangan saya belajar di Kampus atau kawan sekolah. Sedih rasanya. Ada saja uzur nya. Hamil muda, hamil tua, melahirkan, anak masih bayi, Mas sakit, Mas dinas, bukan jadual pulang Bogor. Itulah beberapa alasan. Saat hamil begitu saya tidak boleh keluar rumah sendirian, lebih karena Mas khawat...

Di Waktu Dhuha

Gambar
Di waktu dhuha saya ajukan harapan dan cita-cita Dalam balutan mukena, seterus sajadah. Waktu dhuha bagi saya berjuang, karena kala itu ada banyak rasa malas Dirapel dengan tugas panjang laksana kereta Tetapi jiwa merindu begitu saja Agar segera berwudhu dan melakukannya Di waktu dhuha, saya adukan banyak cerita Dalam hati seiring doa sunnah sholat dhuha Yang sejak madrasah Qismu awal berhasil saya hafal Bibir melantunkan doa, hati membisikan cerita Di waktu dhuha, ditengah kegiatan 'perumahan' Saya mengaharapkan agar kebaikan waktu dhuha terberkahi Dan melemparkan keberkahannya kepada semua orang yang saya sayang Ada wajah suami disitu, ada wajah buah hati pula, tak lupa orang tua, pula sahabat sejiwa Saat waktu dhuha terlewat dan saya termangu di sofa Sungguh saya merugi Karena sudah menjadi orang yang lalai Karena bahkan 2 roka'at saja tak mampu saya dirikan Di waktu dhuha, 2 raka'at dirikan, maka terlepas dari golongan orang yang lalai 4 raka...

Kurus Sekali....

Gambar
Assalamu'alaikum... Jadi begini, saya ini menjadi orang yang suka bingung sendiri kalau sudah ditanya "Saidah, kok kurus banget?" saya itu bingung, harus sedih atau senang. Karena konon banyak wanita ingin kurus dibanding berbadan gemuk. Polesan media sih yang membuat image wanita cantik itu berbadan langsing, berkulit putih, bla, bla, bla... Tapi sejujurnya saya kurang sefaham dengan definisi cantiknya media. Nah, akhir-akhir ini semua orang yang bahkan tidak jumpa saya hanya sekitar 2 minggu saja bisa bilang saya kurusan. Sesignifikan itu kah? Kalau dirunut-runut saya memang tipe orang susah gemuk. Waktu hamil anak pertama timbangan awal di 43 kg. Sampai menjelang melahirkan berat saya loncat ke 60 kg. Lalu setelah lahir, berat badan turun lagi menjadi 50 kg. Di timbangan 50 kg saya pernah agak lama. Awal mula hamil anak kedua dan ketiga selalu start di 50 kg. Jelang lahiran loncat ke 65 kg. Dan dengan cepat turun lagi, hanya dengan proses alami tanpa diet. Y...

Melukis Jiwa

Gambar
Assalamu'alaikum duniaaa... Sebenarnya saya ini sedang sedih. Karena beberapa orang yang saya kenal, telah tuntas masa hidup di dunia. Tuntas perjalanan sebagai seorang hamba. Dan saya merasa mereka adalah orang-orang baik hatinya. Dengan kesederhanaan hidup dan polahnya. Semogaaa husnul khatimah. Saya berdoa agar ditempatkan di sisi yang paling mulia. Amiiin.. Akhirnya, sesaat setelah melakukan ta'ziah saya punya bahan untuk bermuhasabah. Bahwa yang terpenting dalam hidup ini adalah 'kesederhanaan'. Baik soal materi, tingkah laku maupun perasaan. Orang yang baru saja wafat Jum'at lalu adalah besan ayan umi. Pria sederhana sekali. Yang menjadi hal utama bagi diri dan istrinya adalah pendidikan anak-anaknya. Berlanjut kepada pendidikan diniyyah lewat 'isi' di madrasah dekat rumah. Rumahnya super sederhana. Sebagai pegawai PNS biasa. Istrinya membantu lewat usaha menjahit pakaian juga menjual masakan. Mama kami menyebutnya. Tapi, yang saya li...